Langsung ke konten utama

Dieng Culture Festival 2018

Indonesia selain alamnya indah dan kaya, budayanya juga paripurna loh seperti Dieng Culture Festival 2018. Barangkali wisata alam hanya mampu menarik traveler untuk datang. Namun, budaya lah yang membuat mereka tetap tinggal untuk waktu yang relatif lama. Nah, budaya suatu destinasi wisata biasanya terbungkus oleh event berbentuk festival. Tahun 2016 ini banyak sekali festival keren yang patut kamu datangi, gaes! Surganya para pecinta festival nih.

Salah satu festival paling keren di Indonesia tahun 2016 ini adalah hajatan bertajuk Dieng Culture Festival edisi ke 7. Festival kebudayaan ini selalu dihelat tiap tengah tahun di Dataran Tinggi Dieng. Ada banyak sekali acara menarik dan pesona budaya yang bikin kita nggak bakal kecewa setelah pulang dari sana. Tahun lalu saja tak kurang 20.000 pengunjung membanjiri venue Dieng Culture Festival ke-enam. Wow!
Nah, kali ini Hipwee bakal bahas Dieng Culture Festival yang bakal diadain 5-7 Agustus nanti. Biar kamu tau kenapa kok DCF ini selalu dibilang sebagai festival kebudayaan paling romantis di Indonesia. Ini dia beberapa keistimewaannya.

DCF diadakan setahun sekali dan selalu di musim kemarau. Kamu tau betapa dinginnya Dieng saat itu? Ya, bisa sampai minus. Brrrr….


Event Dieng Culture Festival ini sudah diadakan 6 kali dan pada awalnya dibantu oleh mahasiswa yang sedang KKN di Dieng. Event yang awalnya kecil-kecilan itu tiap tahun kian ramai dan kini telah memasuki tahun ke-7. Gilanya adalah, DCF selalu diadain pas musim kemarau, ya antar Juli-Agustus lah. Saat-saat di mana suhu di Dieng mencapai minus 2 derajat! DCF tahun 2014 saya menggunakan tenda di camp area. Eh, dingin banget Bray! Masa, pagi-pagi dapat bongkahan es batu di atas tenda! Gila aja. Kapok deh. Mulai saat itu saya selalu memilih homestay. Apalagi yang ada air hangatnya. Hehehe.
Kamu suka music Jazz? DCF bakal bikin Jazz Atas Awan yang bikin suasana romantis banget!
Ini nih yang ditunggu-tunggu para pecinta musik se-antero negeri, Jazz Atas Awan. Gini, Jazz kan biasanya ditonton di Cafe ya atau setidaknya festival musik di suatu kota. Nah, ini kerennya Jazz Atas Awan dilakukan tepat di depan Candi Arjuna Dieng plus di ketinggian lebih dari 2000 mdpl. Keren gak tuh? Suasananya syahdu bin romantis bener, deh. Apalagi pas kamu nonton Jazz sama kekasih kamu. Aiiihhh, serasa Jazz-nya milik kalian berdua! Hahaha. Serius, Jazz Atas Awan keren banget.
Bikin malam kamu jadi gemerlap dengan menerbangkan lampion ke langit Dieng! Malam itu tak akan bakal kamu lupakan!

paket wisata banyuwangi
paket tour lombok
paket tour bali

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Wanita Bandung Cantik ?

Mengapa Wanita Bandung Cantik Cantik ? Nah, pertanyaan ini tiba-tiba saja muncul dibenak saya ketika menjelang pulang dari Bandung. Sudah menjadi rahasianya para lelaki kalau Bandung adalah surganya para bidadari. Saat tulisan ini ditulis, sudah ada tiga kali saya ke Ibu Kota Jawa Barat. Ketika berada di kota ini, pemandangan perempuan yang berwajah putih, mulus, menjadi hal yang sering didapati dibanding berkunjung ke kota lainnya (terutama di Pulau Jawa). Hampir semua teman laki-laki selalu berkomentar yang sama. Bahkan, sebagian kawan-kawan sampai mengatakan Bandung adalah tempat liburan untuk mencuci mata.



Bukan hanya soal kecantikan, karakter yang ramah dengan tutur bahasa yang lembut menambah godaan itu. Sebagai seorang pria yang normal, godaan syahwat pasti muncul. Apalagi belum punya istri. Salah satu yang menyelamatkan adalah mampu menahan diri (seperti jaga pandangan atau mungkin kalimat pujian-pujian kepada Allah).


Godaan itu akan Anda dapatkan ketika berada di tempat-tempat …

Ikan Dewa,Jelmaan Pasukan Prabu Siliwangi

Berenang merupakan aktivitias yang menyenangkan. Namun bagaimana jadinya jika berenang dilakukan bersama dengan ikan-ikan yang dikeramatkan. Tentu ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengasyikan. Ikan Dewa Cibulan

Inilah yang bisa kita temukan di objek wisata pemandian Cibulan yang terdapat di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Tidak hanya berenang, pengunjung juga akan mengenal ikan dewa yang dianggap keramat secara lebih dekat.

Pemandian Cibulan memiliki 2 kolam utama. Masing-masing kolam memiliki kedalaman yang berbeda. Kolam pertama memiliki kedalaman 2 meter, dan kolam kedua hanya berkedalaman sekitar 60 cm hingga 120 cm. Kedua kolam ini diisi oleh ikan dewa atau ikan yang dianggap keramat oleh masyarakat sekitar.



Ikan dewa merupakan ikan berjenis Kancra Bodas atau yang berbahasa latin Cyprinus Carpico. Ikan ini dianggap sakral oleh masyarakat setempat karena dilingkupi oleh sebuah mitos.

Mitos tersebut bermula ketika Prabu Sliliwangi, raja dari …